Pengabdian IMAS

Posted: March 2, 2011 in my life

PENGABDIAN DESA IMAS-USU 2009
Pada: 11-15 Juni 2009
Di: Nagori Parjalangan
Pantaslah kita panjatkan keadirat Tuhan Yang Maha Esa karna berkat dan rahmatnya dapatlah kita melaksanakan Pengabdian Desa IMAS-USU. Dalam waktu 5 hari berada di tempat pengabdian. Pengabdian IMAS-USU adalah murni pengabdian. Yang dilaksanakan di sebagai program dari divisi Tridarma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian. Dalam hal ini pengabdian desa yang dilaksanakan ini disambut hangat oleh segenap masyarakat Nagori Parjalangan. Banyak hal yang dapat dilakukan IMAS-USU di tempat ini. Mulai dari:
1. Perkenalan dengan masyarakat setempat berupa upacara pembukaan dan ramah tamah. Dilakukan pada kamis malam sebagai malam pertama tiba di tempat.
2. 12 Juni 2009 membuat sekat di sungai, mulai dari pengambilan bambu, manopas sampai pada mencari tiang dan memasangkannya.
3. Pada 13 Juni 2009 adalah pengadaan acara cerdas cermat di SD Parjalangan, mulai dari kelas 4-6. Dilanjutkan dengan pemberian hadiah.
4. Setelah acara ini dilanjutkan dengan sosialisasi hidup bersih sejak dini. Mulai dari cara menggosok gigi dengan benar minimal sebanyak 2 kali sehari, sampai pada mencuci tangan dengan bersih mulai dari menggunting kuku sampai pada mencuci tangan dengan sabun.
5. Berikutnya pembuatan taman sekolah, yaitu pembuatan pagar bambu di masing-masing pekarangan kelas untuk di tanami bunga. Pengerjaannya ternyata tidak semuadah yang kami bayangkan sebelumnya. Kami mengerjakannya sampai larut malam.
6. 14 Juni 2009, Minggu pagi bagi umat Kristianinya bersama-sama ke gereja dengan jemaat setempat. Kebetulan di tempat ini hanya ada satu gereja, yaitu GKPS. Di Gereja IMAS-USU menyanyikan sebuah lagu persembahan. Sepulang gereja IMAS-USU mengadakan foto bersama dengan masyarakat setempat.
7. Setelah pulang gereja bersama-sama IMAS-USU membuat plankat desa dari dua arah desa yang membatasi Nagori ini dan plangkat sekolah. Plankat desa yang berisikan ucapan selamat datang di Nagori ini, sebagai tanda atau batas dari Nagori ini dengan Nagori lain.
8. Setelah mandi dan beres-beres malam harinya 20.00wib IMAS-USU mengadakan diskusi dengan masyarakat setempat. Yang telah disiapkan sebelumnya oleh IMAS-USU dari Medan, dengan tema ”Kesadaran Politik”. IMAS-USU mengangkat tema ini karna bertepatan pada bulan Juli mendatang akan diadakan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.
9. Acara diskusi tersebut diakhiri dengan acara ramah-tamah sekaligus ’hata parmisi’ IMAS-USU terhadap masyarakat setempat, disertai dengan kata-kata terimakasih.
Demikian Pengabdian Desa yang diadakan oleh IMAS-USU yang disambut hangat oleh segenap warga. Ini tercermin dari penuturan bapak kepala desa yang menyatakan betapa senangnya saat mengetahui kabar dari IMAS-USU. Beliau langsung mengabarkannya kepada bapak Camat setempat. Bahkan beliau sangat bangga karna ternyata masih ada generasi muda Simalungun yang memikirkan dan peduli terhadap kesejahteraan masyarakat Simalungun, termasuk masyarakat yang masih berada di daerah pedesaan yang jauh dari keramaian Ibukota. Selama IMAS-USU di daerah pengabdian dijamu dengan baik oleh masyarakat setempat. IMAS-USU tidak pernah merasa kewalahan dalam memperoleh apapun. Mulai dari sayuran, makanan, bahkan kebutuhan lainnya yang sehari-hari selama di sana. Sebab semua masyarakat di sana yang sangat bersahabat.
Harapan IMAS-USU semoga apa yang dilakukan di tempat itu tidak sia-sia, sebab apa yang dilakukan IMAS-USU sesungguhnya tidaklah apa-apa jika tidak dilanjutkan oleh masyarakat setempat.
Horas IMAS…
Horas Bapa Inang…
Horas Boto ge Sanina…
Horas Simalungun…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s